Kewirausahaan merupakan kata serapan yang
berasal dari Bahasa Perancis yang diterjemahkan secara harfiah adalah perantara,
diartikan sebagai sikap dan perilaku mandiri yang mampu memadukan unsur cipta,
rasa dan karsa serta karya atau mampu menggabungkan unsure kreativitas,
tantangan, kerja keras, dan kepuasan untuk mencapai maksimal. Wirausaha adalah
orang yang mempunyai semangat , sikap, perilaku, dan kemampuan kewirausahaan, 3
jenis perilaku wirausaha yaitu: wirausaha yang memiliki inisiatif, wirausaha
yang mengorganisir mekanisme social dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu,
menerima reisko atau kegagalan.
Menurut Mc Clelland kunci penting seorang
wirausahawan adalah kenginan untuk berprestasi, keinginan untuk bertanggung
jawab, prefrensi kepada resiko-resiko menengah, presepsi kepada kemungkinan
berhasil, rangsanagna oleh umpan balik, akitivitas energik, orientasi ke masa
depan, keterampilan dalam pengorganisasian, sikap terhadap uang. Karakterisitik
yang sukses dengan n Ach tinggi adalah kemampuan inovatif, toleransi terhaadap
kemenduaan, kemampuan perencanaan realistis, kepemimpinan terorientasi kepada
tujuan, obyektivitas, tanggung jawab pribadi, kemampuan beradaptasi, kemampuan
sebagai pengorganisasi dan administrator.
Terdapat 3 kebutuhan dasar untuk mencapi
tujuan ekonomis menurut Mc Clelland:
1.
Kebutuhan untuk
berpestasi, motovasi untuk berprestasi, sebagai contoh: seorang pegawai yang
bekerja sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi, tentunya mengaharapkan hadiah
atau bonus dari lingkungan kerja nya dalam bentuk apapun sebagai imbalan dari
kerja keras nya.
2.
Kebutuhan untuk
berafiliasi, hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab,
sesorang yang memiliki keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat.
3.
Kebutuhan untuk
berkuasa, kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara
dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu
bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain,
contohnya adalah seorang pemimpin dengan kemampuanya akan menguasai
pengikutnya, sehingga pengikutnya meniru atau mematuhui kehendaknya.
Terdapat 6 sumber gagasan dalam
identifikasi peluang usaha baru, diantaranya adalah:
1.
Kebutuhan akan
sumber penemuan, contohnya adalah sesorang yang akan membuat usaha baru harus
mempunyai sumber penumuan yang baru dari hal-hal yang sudah ada sebelumnya.
2.
Hobi atau
kesenangan pribadi, contohnya adalah sesorang yang akan membuat peluang usaha
baru akan lebih baik jika sesuai atau sejalan dengan hal-hal yang dia sukai.
3.
Mengamti
kecenderungan-kecenderungan, contohnya adalah mengamati keadaan pasar atau bisa
disebut dengan trend pasar.
4.
Mengamati
kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada, contohnya adalah melakukan
pengamatan terhadap produk orang lain sehingga dapat diketahui produk seperti
apa yang dapat bersaing dipasar.
5.
Kegunaan lain dari
barang-barang biasa, contohnya adalah produk yang dihasilkan haruslah multi
fungsi atau banyak kegunaan, sehingga konsumen lebih terpuaskan dengan produk
tersebut.
6.
Pemanfaat produk
dari perusahaan lain.
Terdapat 7 unsur analisa pulang pokok
yaitu:
1.
Biaya tetap,
pengeluaran yang dikeluarkan tanpa melihat jumlah yang dihasilkan.
2.
Biaya variabel,
pengeluaran yang dikeluarkan tanpa melihat jumlah produk yang hasilkan
3.
Biaya total, jumlah
total biaya tetap dan biaya variabel yang berkaitan dengan produksi.
4.
Pendapatan total,
smeua nilai rupiah penjualan yang terakumulasi dari penjualan produk.
5.
Keuntungan, jumlah
pendapatan total yang melebihi biaya total dari produksi barang yang dijual.
6.
Kerugian, jumlah
biaya total produksi barang yang melebihi pendapatan total yang diperoleh dari
penjualan barang tersebut.
7.
Titik pulang pokok,
pendapatan total sama dengan biaya totalnya, artinya perushaan hanya memperoleh
pendapatan yang hanya cukup untuk menutupi biaya-biayanya, perusahaan tidak
untung tidak rugi.
Berikut ini adalah bentuk-bentuk pembagian kepemilikan:
1.
kepemilikan perseorangan, dimiliki dan
dijalankan oleh 2 orang, sehingga laba yang diterima tidak perlu dibagi-bagi.
2.
Kepemilikan 2 orang
atau lebih, kempemilikan bersama atas harta, umur perusahaan terbatas, adanya
pembagian laba.
3.
Perusahaan
perseroan, perusahaan yang memiliki bagan hukum, serta kewajiban pemilik saham
terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya, kepemilikian dapat berpindah
tangan, eksitensi relati stabil.
Terdapat empat langkah berurutan didalam menyediakan
sumber daya manusia yaitu, perekrutan, seleksi, pelatihan, dan penilaian hasil
kerja. Terdapat 14 tahap dalam proses seleksi antara lain adalah:
1.
Serat rekomendasi
2.
Format lamaran
3.
Tes kemapuan
4.
Tes kemampuan/Tes
potensi akademik
5.
Tes kepribadian
6.
Tes psikologi
7.
Wawancara seleksi
8.
Wawancara
9.
Wawancara dengan
supervisor
10.
Evaluasi medis
kesehatan
11.
Peninjauan
pekerjaan yang realistis
12.
Assessment centre
13.
Drug Test
14.
Keputusan
penerimaan
http://www.pengertianpakar.com/2015/03/pengertian-kewirausahaan-menurut-pakar.html#_
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/bussiness_plan/File0020.PDF
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=54527
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/kewirausahaan/bab9-sumber_daya_manusia_bagi_organisasi_kewirausahaan.pdf
https://gabrielamarcelina.wordpress.com/2012/10/30/tugas-softskill-kewirausahaan-1/